Jenis-jenis Kabel Skun yang Harus Anda Ketahui

Jika anda salah seorang yang berkecimpung didunia elektro atau kelistrikan pastilah paham dengan kabel skun. Jenis kabel yang satu ini memang berfungsi sebagai penyambung antara kabel dengan alat-alat listrik sehingga anda dapat dengan mudah menyambungkan antara aliran listrik dari suatu label ke alat-alat listrik manapun tanpa berlu kesulitan.

Tapi, tahukah anda jika kabel yang satu ini juga memiliki beberapa jenis dan dari masing-masing jenis kabel tersebut memiliki perbedaan misalnya dalam bahan dan ukurannya serta bentuknya ? Jika tidak maka sangat tepat jika anda membaca artikel ini karena akan dibahas mengenai berbagai jenis kabel skun dan berbagai bahan dan macam-macam ukurannya serta bentuknya nantinya dapat membantu anda jika memiliki keperluan dalam hal penyambungan listrik.

Jenis-jenis Kabel Stun Berdasarkan Bahan dan Ukurannya

Skun kabel memiliki beberapa jenis terutama dari bahannya, nah berikut ini jenisnya:

  1. Kabel jenis skun dengan bahan yang terbuat dari bahan bimetal
  2. Kabel jenis skun dengan bahan yang terbuat dari bahan tembaga
  3. kabel jenis skun dengan bahan yang terbuat dari bahan alumunium

Nah, jenis-jenis bahan yang terdapat didalam kabel skun ini juga memiliki keunggulan masing-masing, misalnya saja kabel yang terbuat dari bahan alumunium sudah terbukti bahan penyusunnya hampir 90% keatas dari alumunium sehingga bisa mendukung hingga tegangan 20 KV. Lalu ada kabel yang terbuat dari tembaga yang sudah terbukti penggunaanya bebas dari yang namanya “karatan”. Walau pada dasarnya fungsi dari masing-masing jenis kabel sama yaitu untuk menyambungkan arus listrik namun tentunnya akan semakin baik jika anda juga paham bahwa setiap bahan penyusun dari kabel ini memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing.

Selain dari jenis bahannya anda juga dapat menentukan jenis skun kabel dari ukuran setiap kabelnya yang antara lain:

  1. 10 mm
  2. 25 mm
  3. 35 mm
  4. 70 mm
  5. 120 mm
  6. 240 mm
  7. 400 mm
  8. 630 mm

Ukuran-ukuran dari kabel skun diatas merupakan ukuran yang lumayan sering terdapat dilapangan karena banyak orang yang menggunakannya untuk berbagai fungsi kelistrikan. Tapi sebaiknya untuk ukuran dari kabel ini anda sesuaikan juga dengan penggunaan anda karena ukuran akan menentukan fungsi penggunaannya nantinya.

Jenis-jenis Kabel Skun dan Bentuknya

Selain bahan dan ukuran, maka anda juga bisa mengenali jenis kabel yang satu ini dari bentuknya. Hal ini karena kabel yang satu ini juga memiliki beberapa jenis loh jadi tidak hanya satu jenis saja, nah jenisnya adalah sebagai berikut:

  1. Skun dengan bentuk ring, sudah pasti jika kabel yang satu ini memiliki bentuk lingkaran atau bulatan sebagai pengait yang nantinya berfungsi untuk menyambungkan aliran listrik. Biasanya jenis yang satu ini banyak anda temui pada “pitting lampu”.
  2. Skun dengan bentuk garpu, yang satu ini memiliki bentuk seperti garpu dengan dua batang menancap pada ujungnya yang juga berfungsi sebagai penyambung aliran listrik. Pada jenis yang satu ini biasanya terbuat dari bahan tembaga dan banyak digunakan karena terjamin bebas dari karat.

Nah, sekarang anda sudah paham mengenai jenis-jenis kabel skun yang banyak beredar dipasaran. Jika nantinya anda masih kurang memahaminya anda juga dapat bertanya secara langsung ke toko/penjual alat-alat listrik yang mana anda akan lebih dijelaskan mengenai jenis kabel ini dan fungsinya yang tepat.

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Besi hollow merupakan bahan bangunan ringan serbaguna, biasanya besi jenis ini digunakan untuk konstruksi-konstruksi ringan seperti membangun kanopi, pagar pembatas, membangun plafon. Kegunaan lain besi ini adalah bisa digunakan untuk membuat beragam funitur seperti meja dan kursi yang bergaya modern atau industrial. Pada beberapa jenis konstruksi, besi ini merupakan pilihan yang tepat untuk menggantikan kayu karena durabilitas kayu lebih rendah dibandingkan dengan besi.

Ragam Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Besi jenis ini mudah didapatkan, hampir semua toko bangunan menjual besi ini dengan beragam ukuran dan ketebalan, anda juga bisa membelinya secara online. Ukuran terkecil besi ini adalah 20×20 dengan ketebalan besi 1,5 mm sedangkan ukuran terbesar untuk besi jenis ini adalah 75×75 dengan ketebalan besi mencapai 2,7 mm. Perlu diingat bahwa semakin tebal ukurannya besi ini akan semakin kuat dan harga besi hollow akan semakin tinggi.

Besi jenis ini juga memiliki beberapa kelebihan yaitu mudah dipasang, tidak akan dimakan rayap, merupakan peredam panas yang baik, tidak mudah terkena korosi, tahan terhadap api, memiliki nilai estetika lebih baik dibandingkan dengan baja ringan dan tentunya harganya yang relatif terjangkau.

Berikut ini beberapa pemanfaatan dari besi yang bisa anda dapatkan:

  • Membuat Pagar

    Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Material yang lebih umum digunakan untuk membuat pagar rumah adalah kayu karena penggunaan kayu akan membuat rumah terlibat lebih estetik tetapi material ini cenderung tidak tahan lama dan tinggi biaya perawatan. Penggunaan besi hollow bisa menjadi pilihan yang bijak karena material besi lebih awet, tahan terhadap cuaca serta lebih kokoh dibandingkan kayu. Untuk membuat pagar rumah bisa menggunakan besi yang berukuran minimal 40×40 yang bisa dipadukan dengan ukuran yang lebih kecil untuk membentuk pagar yang estetik.

  • Membuat Plafon

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Besi jenis ini juga kerap digunakan untuk rangka plafon karena memiliki ukuran yang tepat dan kekuatan untuk menahan beban dari plafon berjenis gypsum ataupun GRC. Ukuran yang biasanya digunakan untuk rangka plafon adalah 20×20 yang memliki harga besi hollow yang cukup murah yaitu Rp27.000 sampai dengan Rp50.000 per batangnnya tergantung ketebalan besi.

  • Membuat Kanopi

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Kanopi di halaman rumah bisa dibuat menggunakan besi jenis ini karena besi jenis ini terlihat lebih elegan dibandingkan dengan menggunakan baja ringan. Ukuran yang biasa digunakan adalah minimal 40×40 karena dibutuhkan kekuatan untuk menahan beban dari atap yang dipasang.

  • Membuat Railing

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Railing merupakan aspek penting dalam faktor keselamatan di rumah tingkat, gedung perkantoran maupun pabrik. Railing biasanya kita temukan di tangga atau di balkon yang berfungsi sebagai pembatas yang mencegah orang terjatuh saat menggunakan tangga atau sedang berada di balkon. Railing bisa dibuat menggunakan besi jenis ini, kita bisa menggunakan besi berukuran minimal 30×30 yang dikombinasikan dengan besi berukuran lebih kecil agar pembatas bisa bekerja secara maksimal.

  • Membuat Furnitur

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Selain untuk konstruksi besi jenis ini juga bisa digunakan untuk membuat furniture dengan gaya minimalis dan industrial, penggunaan besi ini akan membuat furniture terlihat menjadi produk yang elegan. Ukuran besi hollow yang biasa digunakan adalah ukuran minimal 40×40 karena dibutuhkan kekuatan untuk menahan beban, biasanya juga dikombinasikan dengan besi siku agar produk dapat memuaskan.

Itulah beberapa kegunaan yang bisa kita dapat dari penggunaan besi jenis ini, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita memilih ukuran besi yang tepat sehingga kita bisa mendapatkan rancangan yang tepat guna. Perhatikan pula toko tempat kalian membeli, jangan sampai membeli besi dengan harga besi hollow yang terlalu mahal. Selamat berkreasi!

.

Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Bahan gypsum sudah banyak dipakai untuk keperluan interior rumah, salah satunya plafon gypsum. Sayangnya, tidak semua pemilik rumah menyadari bahwa gypsum sangat rentan retak bila terkena benturan, hantaman, atau goncangan. Akibatnya gypsum bisa mengalami keretakan yang tidak terlalu terlihat, namun sangat berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Maka dari itu, sangat disarankan untuk segera mengatasi gypsum yang retak. Caranya sangat mudah. Kamu bahkan tidak perlu buru-buru memanggil tukang untuk membenahinya. Cukup lakukan cara di bawah ini, gypsum akan kembali sempurna seperti semula.

5 Langkah Mudah Atasi Gypsum yang Retak

Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Semua yang berbahan gypsum bisa sangat rentang mengalami keretakan, termasuk di antaranya plafon gypsum. Bila terus dibiarkan, maka kondisi seperti itu akan berujung pada kerusakan yang lebih besar, sehingga biaya yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Kalau kamu tidak ingin hal itu terjadi, itu berarti kamu harus segera perbaiki gypsum rumah yang tengah mengalami keretakan. Jangan sampai dari keretakan lalu terjadi keruntuhan yang dapat merugikan. Oleh karena itu, lakukan 5 lamgkah berikut ini untuk memperbaiki gypsum yang retak.

1. Lakukan Pembersihan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum memulai proses penambalan adalah pembersihan bagian gypsum. Pastikan jangan ada debu tebal atau kotoran yang menempel pada area gypsum yang akan ditambal. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah kamu melihat bagian mana saja yang retak. Biasanya keretakan gypsum memang tidak terlalu terlihat akibat tertutup oleh kotoran. Jadi, bersihkan dulu gypsum dengan kemoceng atau kain bersih, baru kemudian melakukan tahapan yang kedua.

2. Cek Bagian Mana yang Retak

Setelah gypsum bersih, kamu dapat melihat keretakan dengan lebih jelas. Perhatikan bagian mana saja yang retak. Ini penting agar semua keretakan dapat teratasi dengan baik dan tidak ada bagian yang tertinggal. Bila kamu kesulitan, beri tanda pada bagian yang retak untuk memudahkan kamu menemukan titik yang harus ditambal. Untuk plafon yang berbahan gypsum, kamu harus menyusurinya satu per satu di semua bagian. Memang mengeceknya butuh ketelitian, apalagi bila permukaannya luas. Tapi hanya dengan cara inilah penambalan bisa dilakukan sebaik mungkin.

3. Beri Perekat Bubuk Gypsum

Langkah ketiga ini adalah inti dari semua proses perbaikan keretakan pada gypsum. Untuk menutup keretakan gypsum, gunakan bubuk gypsum yang bisa dibeli di toko bangunan. Gunakan dengan kadar yang secukupnya. Campur bubuk dengan air dan aduk rata sampai berada pada kekentalan yang tepat. Setelah itu, lumatkan adonan bubuk gypsum ke bagian yang retak secara hati-hati. Tipsnya jangan beri adonan terlalu tebal agar tidak meluber. Cukup lumatkan dengan takaran yang sesuai mengikuti bentuk dan kedalaman keretakan yang terjadi pada gypsum.

4. Rapikan Semua Sisinya

Jika semua bagian yang rekat sudah dilumat dengan adonan bubuk gypsum, maka berikutnya pastinya semua sisinya sudah rapi. Jangan sampai ada sisi lumatan perekat yang mengganggu pemandangan gypsum. Pastikan semua adonan bubuk gypsum telah menutupi keretakan dengan sempurna. Perhatikan juga beberapa kontur tertentu pada gypsum agar lebih rapi.

5. Keringkan

Selamat, karena proses intinya sudah kamu lewati. Berikutnya kamu tinggal menunggu adonan bubuk gypsum yang dijadikan penutup keretakan tadi mengering secara sempurna. Selama proses pengeringan, jangan sampai gypsum mengalami benturan atau ada benda-benda yang menempel pada gypsum agar hasilnya lebih maksimal. Tidak butuh waktu lama untuk mengeringkannya. Tapi, semakin banyak dan tebal keretakan gypsum, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan.

 

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Shower

Tahukah Anda kalau saat ini penggunaan shower sudah menggantikan gayung untuk kebutuhan mandi dan bersih-bersih. Bukan saja karena mudah digunakan, tapi juga karena sudah banyak jenis dan bentuk yang dijual. Kalau Anda juga mau memiliki produk ini, ada baiknya memperhatikan hal berikut sebelum memilih.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Shower

Saat Memilih Shower, Perhatikan 6 Kondisi Ini

Enam kondisi berikut wajib Anda perhatikan, sebelum memutuskan untuk memilih produk pancuran air ini. Agar bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama tanpa mengecewakan pengguna. Mau tahu apa saja kondisinya?

  • Bagaimana Saluran Air di Rumah Anda?

Coba cek saluran air di rumah, apakah air mengalir dengan lancar hingga kran di wastafel atau kamar mandi atau tersendat. Kalau lancar maka Anda tinggal lanjut untuk memilih produk pancuran dengan harga shower yang nyaman di kantong.

Tapi kalau tersendat maka cobalah dulu cari penyebabnya dan atasi, sebab penggunaan produk ini butuh aliran air yang lancar agar saat digunakan bisa menyembur dengan lancar.

  • Bisakah Deras Air Shower di Atur?

Saat ini banyak jenis produk pancuran kekinian yang sudah dilengkapi pengatur tingkat deras air yang menyembur. Pastikan Anda memilih jenis ini, jadi tak masalah apakah debit air di rumah kecil atau besar. Sebab tetap bisa digunakan dengan memilih pengaturan semburan yang tepat.

  • Hand Shower Lebih Baik Dari Wall Shower

Dari segi penghematan penggunaan air, ada baiknya Anda memilih produk hand shower yang tidak menggantung langsung di dinding. Sehingga penggunaan air tidak terlalu besar, beda dengan produk tertempel di dinding yang akan langsung menyedot air dari bak penampungan dalam jumlah besar.

Anda juga bisa memilih berdasarkan jenisnya apakah mau yang digital, power, mixer, electric, atau eco. Masing-masing punya karakter berbeda dan pipa utama yang bisa ditempel di dinding maupun tidak.

  • Harga Cocok Dengan Budget

Pilihlah produk dengan harga shower yang sesuai dengan kemampuan Anda, ada yang sudah bisa di bawa pulang dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tapi biasanya makin mahal harganya akan semakin bagus pula kualitas semburan air yang dihasilkan.

  • Apa Material Shower?

Agar produk pancuran air kekinian ini bisa tahan lama di kamar mandi Anda, pilihlah material pembuatannya yang juga tahan lama. Tentunya anti karat dan bisa dialiri oleh air dingin dan panas, daripada harus ganti produk tiap sebentar karena rusak. Material stainless steel merupakan yang terbaik, dan benar-benar sudah terbukti bisa tahan lebih lama.

Tapi sebenarnya selain material terbaik itu, juga ada material acrylic, PVC, fiberglass maupun material solid surface lainnya. Dari segi ketahanan masih di bawah stainless steel, Anda tetap bisa memilihnya jika yakin untuk menggunakan produk ini dengan baik dan tidak berlebihan.

  • Dimana Shower Akan Ditempatkan

Pastikan terlebih dahulu lokasi pemasangan, dan berapa space yang disiapkan untuk meletakkannya. Ini akan membuat Anda mudah memilih ukuran dan jenis produk, alhasil pemanfaatannya di kamar mandi akan lebih maksimal.

Jangan sampai posisi produk ini justru akan membuat kamar mandi jadi selalu dipenuhi cipratan air. Sebab yang namanya pancuran yang bisa dikendalikan, tetap akan menyemburkan air pada jarak yang tak bisa diprediksi.

Dengan menggunakan shower yang benar-benar tepat dengan kebutuhan Anda, tentu akan menambah kualitas ketika tiba waktunya bersih-bersih di kamar mandi. Apalagi kalau memilih jenis yang hemat air, dan memiliki harga yang terjangkau, selain puas tentu Anda juga akan lebih lama bisa menggunakannya dan hemat pengeluaran untuk perawatan rutinnya.

Inilah Beberapa Permasalahan Penggunaan Pintu Kaca

Salah satu bagian penting dari sebuah rumah adalah pintu. Saat ini sudah sangat beragam pilihan penggunaan model pintu, salah satunya adalah pintu kaca. Pada pintu jenis ini, kamu bisa menghadirkan nuansa elegan dan futuristik pada rumah. Meskipun begitu, penggunaan pintu dengan bahan kaca terkadang juga memunculkan beberapa permasalah. Artikel ini akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa permasalahan yang muncul pada penggunaan pintu dengan bahan kaca.

Permasalahan penggunaan pintu dengan bahan kaca

Permasalahan Penggunaan Pintu Kaca

Jika kamu memang tertarik menggunakan pintu kaca, pastikan merawatnya dengan benar. Tentunya perawatan tersebut berbeda dengan perawatan pada pintu kayu. Hal tersebut bertujuan agar nantinya kamu tidak akan dihadapkan pada permasalahan yang lebih berat. Beriku informasi lengkapnya untuk kamu :

1. Jamur

Salah satu permasalahan yang muncul pada pintu dengan bahan kaca adalah munculnya jamur yang merusak keindahan kaca. Hal tersebut tentu menjadikan kaca terlihat jelek. Munculnya jamur juga akan membuat pandanganmu melewati kaca tersebut menjadi terhalang. Untuk itu, bersihkan secara rutin kaca yang ada pada pintu dengan mengelap dan menyemprot cairan pembersih kaca. Hindari penggunaan kaca yang dapat menyebabkan goresan.

2. Debu yang menggumpal

Pintu dengan bahan kaca tentu menggunakan sistem bantalan yang menyangga rongga kusen dengan kaca yang digunakan. Sistem ini jika tidak dirawat dengan benar akan mengakibatkan gumpalan debu. Hal tersebut tentu bukan bagian yang baik karena akan mengakibatkan kaca terlihat kotor. Selain itu, bagian bantalan tersebut juga rawan untuk dihuni oleh serangga kecil seperti semut. Untuk itu, bersihkan secara rutin bagian bantalan ini menggunakan lap maupun sapu yang bisa membuang rongga pada pinggiran kaca tersebut dengan baik dan benar.

3. Suara aneh pada saat buka dan tutup pintu

Pintu dengan bahan kaca biasanya dibuat dengan sistem engsel maupun geser. Untuk penggunaan sistem engsel, kamu perlu memerhatikan bagian engsel dan memberikan minyak pelumas agar tidak muncul suara-suara yang mengganggu. Selain itu, kamu juga harus memerhatikan apakah sekrup yang ada pada engsel masih tertanam dengan baik.

Jika model pintu yang kamu gunakan adalah pintu geser, maka harus memerhatikan bagian bantalan dan rel dari pintu tersebut. Pastikan bahwa sistem rel sudah bekerja dengan baik dan benar. Permasalahan yang sering muncul adalah bagian rel terlalu kotor sehingga gerakan pintu menjadi terhambat. Solusinya adalah dengan membersihkan bagian rel tersebut menggunakan sapu atau mesin vacum cleaner. Akan lebih baik lagi jika sistem roda yang berputar sering diberikan pelumas agar gerakannya bisa lebih sempurna.

Pada dasarnya, pintu dengan bahan kayu maupun kaca harus selalu dirawat dengan benar. Hal tersebut dikarenakan pintu adalah salah satu bagian dari rumah yang sering bergerak dan mengalami perubahan posisi. Jangan sampai lengah dalam perawatannya karena peran pintu sangat vital dan harus diperhatikan secara terus-menerus. Tentu akan sangat berbahaya jika pintu tidak bisa dibuka maupun ditutup.

Demikianlah artikel singkat mengenai beberapa permasalahan yang akan muncul ketika menggunakan pintu dari bahan kaca. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam mencegah adanya permasalahan yang serius ketika memakai pintu dengan bahan kaca. Pastikan bahwa kamu sudah mengikuti tips yang ada dalam artikel ini dengan baik dan benar. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya!!

Yuk Cari Tahu Tentang Berbagai Macam Material untuk Lantai Disini!

Saat ini lantai bukan hanya berfungsi sebagai penunjang aktivitas dalam suatu ruangan, namun juga sebagai salah satu penghias ruangan. Perubahan fungsi yang terjadi tentunya juga disebabkan oleh perkembangan desain interior. Kini kita dapat menambah estetika ruangan tanpa harus mengurangi fungsinya. Hal ini tentunya akan meningkatkan kenyamanan para penghuni rumah tersebut. Menariknya lagi,  tersedia lantai dengan pilihan motif yang banyak dan tentunya memiliki harga yang beragam.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemilihan lantai adalah mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Pasalnya, hal tersebut memudahkan anda dalam memilih penggunaan jenis lantai yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Agar anda tidak salah dalam memilih lantai yang sesuai dengan kebutuhan, kami akan menyediakan informasi mengenai jenis-jenis material lantai. Tanpa berlama-lama lagi mari kita bahas satu per satu.

Jenis-jenis Material Lantai

1. Keramik

Berbagai Macam Material untuk Lantai

Keramik merupakan salah satu jenis bahan lantai yang banyak digunakan. Banyaknya peminat lantai berbahan keramik dikarenakan penggunaannya yang dapat bertahan lama dan juga proses pemasangannya yang cukup mudah. Bahan lantai ini juga memiliki banyak pilihan motif yang dapat digunakan untuk memperindah tampilan ruangan. Selain itu, lantai berbahan keramik juga dipilih karena harganya yang terjangkau dan ketersediannya yang mudah ditemukan. Penggunaan jenis lantai keramik sangat cocok untuk dipakai di dapur dan juga kamar mandi.

Meskipun demikian, lantai berbahan keramik memiliki beberapa kekurangan salah satunya adalah jika keramik tergores. Bekas goresan tersebut tidak dapat dihilangkan, sehingga dapat mempengaruhi keindahan tampilan ruangan. Sifat keramik yang tidak mudah menyerap panas menjadikan ruangan terasa lebih dingin ketika musim hujan tiba. Selain itu sifatnya yang keras menjadikan keramik mudah retak dan juga pecah.

2. Parket

Berbagai Macam Material untuk Lantai

Parket pada dasarnya adalah salah satu jenis lantai berbahan dasar kayu. Jenis lantai ini terbagi lagi menjadi tiga macam berdasarkan bahan kayu yang digunakan, yaitu kayu solid, laminating flooring, dan sintetis. Penggunaan lantai berbahan kayu ini sangat tepat bagi anda yang ingin membangun ruangan untuk menampilkan kesan elegan dan juga menyatu dengan alam. Jika penghuni rumah memiliki alergi terhadap debu akan lebih baik jika menggunakan jenis lantai kayu ini. Pasalnya, debu akan sulit untuk melekat pada lantai ini, sehingga secara tidak langsung akan menjadikan ruangan anda terlihat lebih bersih. Pada saat dipijak lantai ini juga tidak mengeluarkan bunyi yang keras seperti pada lantai keramik.

Meski demikian proses pemasangan jenis lantai ini cukup sulit. Jika belum mengetahui cara pemasangannya kami menyarankan agar anda menyewa jasa pemasangan lantai. Proses perawatan lantai ini dapat dikatakan cukup rumit, terlebih karena sifat kayu yang mudah rusak akibat perubahan cuaca dan kelembapan. Namun anda dapat meminimalisir hal ini dengan menggunakan parket sintetis yang memiliki ketahanan yang lebih kuat dibanding lantai berbahan kayu solid dan juga laminating flooring.

3. Marmer

Berbagai Macam Material untuk Lantai

Marmer merupakan jenis material lantai yang terbuat dari batu alam yang dipotong dalam lembaran besar. Lantai ini sangat cocok digunakan bagi anda yang ingin menampilkan kesan ruangan yang elegan, modern, dan anggun. Daya tahan lantai marmer lebih kuat dibandingkan dengan keramik, sehingga jika memiliki ruangan dengan beragam furniture yang cukup berat kami sarankan kepada anda untuk menggunakan lantai marmer. Hal ini ditunjukkan agar lantai rumah anda tidak mudah rusak hanya karena permasalahan dalam peletakan furniture.

Namun sayangnya harga lantai marmer ini cukup mahal. Proses pemasangannya pun cukup sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, permukaan lantai marmer juga licin jika terkena air. Oleh karena itu, jenis bahan lantai yang satu ini kurang tepat jika dipasang di kamar mandi.

5 Tips Menjaga Kebersihan Ruang Kerja agar Nyaman Digunakan

Kebersihan merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan jika Anda menginginkan kenyamanan. Itulah sebabnya, ruang kerja yang bersih dapat membuat pemiliknya nyaman. Sebagai pekerja yang sebagian waktunya dihabiskan di kantor khususnya di ruang kerja, Anda harus menjaga ruang kerja Anda tetap bersih.

Jangan malas untuk membuang sampah, membersihkan meja kantor, dan menyapu lantai ruangan kerja secara rutin. Jika ruangan Anda bersih dan rapi, pekerja lain pun akan memberikan kesan baik kepada Anda. Sebaliknya, jika ruangan Anda kotor dan berantakan, Anda akan dikenal sebagai orang yang jorok dan kebiasaan malas membersihkan ruangan kerja seperti itu harus segera Anda ubah.

Tips Menjaga Kebersihan Ruang Kerja yang Dapat dengan Mudah Anda Ikuti

Tips Menjaga Kebersihan Tempat Kerja

Ruang kerja yang bersih dapat membuat Anda nyaman. Jika Anda nyaman dan mood Anda bagus, Anda akan semakin semangat dalam bekerja dan produktivitas Anda pun meningkat. Untuk tetap menjaga kebersihan ruangan Anda, berikut tips-tips yang dapat Anda ikuti dengan mudah:

1. Bersihkan Ruangan dari Debu

Jika Anda menginginkan ruangan kerja yang bersih, Anda harus membersihkan meja kantor serta barang-barang yang ada di ruang kerja tersebut dari debu.

Debu yang dibiarkan mengendap akan membuat ruangan kotor sekaligus mengganggu kesehatan Anda apalagi jika angin sedang kencang karena dapat terhirup dan mengganggu saluran pernapasan. Oleh karena itu, selalu bersihkan ruangan Anda setiap kali Anda akan bekerja. Simpan kemoceng berukuran sedang di laci meja agar ketika Anda sampai di tempat kerja, Anda dapat langsung menggunakannya.

2. Sediakan Tempat Sampah

Ruang kerja yang di dalamnya berserakan sampah di mana-mana tidak akan membuat Anda nyaman. Sediakan tempat sampah di bawah atau di samping meja Anda untuk membuang kertas-kertas bekas yang sudah tidak terpakai serta bungkus makanan yang kering. Jangan dibiasakan membuang sampah sisa makanan ke dalam tempat sampah yang dekat dengan meja kerja Anda karena sisa makanan cenderung basah dan akan menimbulkan bau busuk jika didiamkan terlalu lama.

3. Hindari Makan dan Minum di Ruang Kerja

Tips lain yang dapat Anda ikuti untuk tetap menjaga kebersihan ruang kerja Anda adalah dengan menghindari makan dan minum di ruang kerja tersebut. Sisa-sisa makanan atau minuman dapat meninggalkan noda di meja bahkan dapat membuat lantai dan barang lainnya kotor jika sampai tumpah. Lebih baik ketika jam istirahat tiba, Anda keluar dulu dari ruang kerja dan makan bersama rekan kerja lain di tempat yang sudah disediakan.

4. Berhati-Hati dengan Tinta

Printer dan pulpen merupakan dua benda yang pasti ada di kantor. Keduanya berisi tinta yang dapat mengotori meja kantor minimalis, lantai, serta barang lain yang terdapat di ruang kerja jika sampai luber. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dengan tinta tersebut. Jika tinta printer bermasalah atau justru habis dan harus diisi ulang, Anda harus melakukannya dengan hati-hati atau lebih baik meminta bantuan orang lain agar tinta tidak menyebar dan membuat kotor. Jika sudah terlanjur, cepat bersihkan tinta tersebut menggunakan lap basah karena jika dibiarkan terlalu lama, tinta akan sulit dihilangkan.

5. Pastikan Sepatu yang Anda Pakai Bersih

Tips terakhir yang dapat Anda lakukan untuk menjaga ruang kerja tetap bersih adalah memastikan bahwa sepatu yang Anda pakai bersih. Jika sedang turun hujan dan jalanan becek, bersihkan bagian bawah sepatu terlebih dahulu menggunakan keset agar lumpur yang ada di sepatu Anda tidak ikut masuk ke ruang kerja.

Inspirasi Dekorasi Kamar Tidur Mewah, Berasa Hotel Bintang Lima!

Ingin merasakan sensasi tidur di kamar yang mewah? Tidak perlu ke hotel, karena kamu bisa memberikan kesan mewah di kamar tidurmu sendiri. Caranya mudah, kamu hanya perlu mendekorasi kamar tidur dengan ornamen tertentu, entah itu soal furniturnya atau pun cat dindingnya. Nah, daripada kamu bingung, lebih baik baca artikel ini untuk mendapatkan inspirasi dekorasi kamar mewah. Tidak mahal, kok, dan kamu bisa mengembangkannya sesuai dengan kepribadian kamu!

Hitam dan putih

Dekorasi Kamar Tidur Mewah

Warna hitam legam yang dipadukan dengan warna putih akan memberikan kesan mewah di kamar tidurmu. Coba mulai dengan mencat dinding warna monokrom. Lalu, padukan karpet berbulu berwarna abu. Jangan lupakan soal tirai, gunakan tirai dengan salur dempet bernuansa monokrom. Jika ingin menambah kesan yang lebih “hidup”, kamu bisa menambahkan hiasan lampu berdiri di bagian pojok.

Dominan putih

Dekorasi Kamar Tidur Mewah Putih

Jika kamu ingin punya suasana kamar yang tenang namun tetap mewah, cobalah menggunakan konsep dominan putih. Kamu bisa mencat dinding dengan serba putih. Kalau tidak mau terkesan terlalu polos, bisa tempel wallpaper dinding murah dengan salur yang soft atau motif polkadot. Untuk lampu tidur, kamu bisa menempelnya di bagian pinggir kanan dan kiri tempat tidur. Lalu, pilihlah model tempat tidur yang bisa dipadukan dengan sprei berwarna clean pallete. Masih terlalu polos? Boleh tambahkan hiasan dinding berupa lukisan atau pajangan foto-foto.

Metalik

Dekorasi Kamar Tidur Mewah Metalik

Agak mirip dengan gaya hitam-putih, namun metalik ini lebih condong dominan warna abu-abu metalik. Biasanya, warna metalik bisa digabung dengan putih gading. Untuk menambah kesan mewah, bisa andalkan selimut dan karpet berbulu. Agar lebih “wow” lagi, kamu bisa memajang nakas meja berbahan stainless steel yang mengilap seperti cermin. Agar kamar tidak terlalu kaku, boleh meletakkan pot bunga di bagian pojok kamar.

Futuristik

Dekorasi Kamar Tidur Mewah Futuristik

Kalau dekorasi yang satu ini, kamu tidak perlu menggunakan wallpaper dinding yang bermotif ramai. Kamu cukup mencat kamar tidur dengan warna putih bersih. Kalau masih terlalu kaku, coba gambar satu garis horizontal berwarna hitam di dinding. Setelah itu, beri furnitur yang terkesan modern, bisa berupa tempat tidur yang seolah melayang di udara dan beri lampu neon di bagian kolong tempat tidur. Mau lebih keren lagi? Boleh pasang TV atau speaker berbentuk minimalis di kamar kamu.

Colorful

Dekorasi Kamar Tidur Mewah colorfull

Dekorasi yang satu ini cocok untuk orang berkepribadian ekstrovert. Meskipun penuh warna, namun dekorasi kamar colorful masih bisa memberikan kesan mewah. Hanya saja, kamu harus pintar memilih warna dan furnitur yang cocok. Pertama, pilihlah warna dinding yang lebih soft agar kamu bisa bermain warna di bagian furnitur. Kedua, pilihlah furnitur berbentuk kotak. Lalu, gunakan bantal dan karpet bercorak etnik. Unik namun masih memberi kesan mewah, kan?

Klasik

Dekorasi Kamar Tidur Mewah klasik

Pernah melihat kamar ala ratu Inggris? Nah, kamu bisa menyontek dekorasi kamarnya. Dengan kasur yang tinggi beronamen klasik, tentu memberi kesan mewah yang elegan. Biasanya, konsep ini mengandalkan warna emas, putih, hitam, atau pun merah untuk dinding maupun furniturnya. Untuk pemilihan furnitur, kamu bisa memilih bentuk lampu gantung berbahan besi. Kalau punya dana lebih, bisa juga menambahkan berne single chair.

So, kemewahan tidak melulu soal minimalis. Kamu juga bisa menabrak warna, bahkan kamu bisa memilih furnitur yang unik. Yang paling penting adalah pemilihan warna, baik itu bagian dindingnya atau pun furniturnya. Jadi, kamu mau coba dekorasi kamar yang mana?

Perbedaan Kusen Aluminium dan UPVC

Dahulu orang menggunakan bahan kayu sebagai kusen jendela. Namun, kayu bukanlah material yang tahan lama, sebab rawan terserang rayap, lapuk jika kena air, dan makin lama makin rapuh. Risikonya jendela bisa hancur dan pemandangan kusen kayu yang lapuk merusak estetika ruangan. Itulah yang menjadi alasan mengapa saat ini banyak orang yang beralih ke bahan kusen yang lain, seperti aluminium dan UPVC. Kalau kamu sedang bingung memilih mana di antara keduanya yang terbaik, maka kamu harus tahu dulu perbedaan mendasar antara kusen aluminium dan UPVC.

Perbedaan Kusen Aluminium dan UPVC

Ini Bedanya Kusen Aluminium dan Kusen UPVC

Setelah bertekad mengganti kusen kayu yang tidak tahan lama, biasanya orang akan bingung mencari penggantinya, apakah menggunakan kusen dari aluminium atau kusen UPVC. Apalagi keduanya sama-sama diklaim memiliki kualitas yang baik dan material yang kuat. Tapi tenang, dengan membaca penjelasan mengenai perbedaan kusen dari aluminium dan kusen UPVC berikut ini, kamu tidak akan kebingungan untuk menentukan mana yang terbaik untuk digunakan.

1. Pengait Kaca Jendela

Memang benar bahwa kedua bahan kusen tersebut memiliki kualitas yang baik. Hal itu terbukti dari ketahahan masing-masing bahan yang tidak mudah rusak layaknya kayu. Dua-duanya antirayap, tahan air, dan memiliki struktur yang lebih kuat untuk menyanggah beban jendela. Tapi ada satu yang membedakan antara keduanya, yaitu dari aspek pemasangan kaca. Kusen aluminium menggunakan skrup untuk mengaitkan kaca jendela. Sedangkan pada kusen UPVC, kaca sudah langsung dipasang secara kuat oleh pabriknya. Tentu saja kaca akan lebih kuat jika dipasang langsung dari pabriknya daripada dikaitkan dengan skrup seperti pada kusen  dari aluminium.

2. Keindahannya

Kusen yang terbuat dari bahan aluminium memiliki kesan yang solid. Bahannya cenderung terlihat lebih kuat, apalagi ditunjang dengan kelebihan warnanya yang tidak mudah luntur, walaupun sering terkena air hujan dan terpapar sinar matahari. Lain halnya dengan kusen UPVC yang sekilas orang akan mengira itu bahan plastik biasa. Modelnya juga tidak cukup elegan untuk dipasang di ruangan yang memiliki dekorasi mewah. Karena UPVC pada dasarnya adalah bahan campuran plastik, warnanya lebih mudah pudar seiring dengan lamanya waktu pemakaian.

3. Harga

Coba deh kamu cek ke toko yang jual kusen aluminium dan bandingkan dengan harga kusen UPVC. Kamu akan menemukan bahwa harga kusen dari aluminium relatif lebuh murah daripada kusen UPVC. Ya meskipun harga akan berkaitan dengan pilihan kualitas, namun kusen UPVC tetap lebih mahal daripada kusen dari aluminium. Tinggal tentukan saja mana di antara keduanya yang memenuhi selera dan kebutuhanmu. Perhatikan kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan kusen tadi. Jika kamu cenderung memilih yang elegan, maka kamu bisa gunakan bahan aluminium. Atau kalaupun ternyata lebih condong ke pengait kaca yang lebih kuat, maka kusen UPVC bisa jadi pilihan.

Itulah beberapa perbedaan antara kusen dari aluminium dan kusen UPVC. Sekarang kamu sudah tidak bingung lagi kan mau piliih yang mana? Segera tentukan dan kunjungi toko yang jual kusen aluminium dan UPVC.

Inilah Mengapa Pemilihan Warna untuk Gorden adalah Hal yang Penting

Sebagai aksesoris rumah yang punya peran penting untuk menambah cantik suatu ruangan, gorden selalu menjadi pilihan tersendiri bagi para penghuni rumah. Beragam bahan jenis penyusunnya dan maraknya toko jual gorden minimalis juga menunjukkan bahwa gorden dapat menyesuikan konsep hunian yang diusung. Sebuah rumah akan jauh lebih indah dilihat bila pada setiap bagian yang ada jendelanya dilengkapi dengan gorden.

Nah, salah satu hal yang diperhatikan agar gorden pada jendela semakin lebih indah dilihat adalah bila pemasangan warnanya sesuai dengan komponen pendukungnya. Misalnya sesuai dengan bentuk jendela yang dipasangi, sesuai dengan model, corak dan warna barang atau furnitur pada ruangan ataupun aksesoris-aksesoris lainnya.

Mengapa Anda memperhatikan ini? Nah berikut ini akan dijelaskan mengenai pengaruh warna gorden untuk sebuah ruangan.

Menunjukkan Kesan Minimalis

Menunjukkan Kesan Minimalis

Gaya minimalis pada sebuah rumah atau ruangan merupakan pilihan bagi banyak orang zaman sekarang. Konsep minimalis yang lebih mengusung pemilihan barang-barang fungsional juga dapat didukung dengan kehadiran warna pada gorden yang digunakan. Warna-warna klasik seperti cokelat atau gold adalah jawabannya.

Kedua warna tersebut dapat memberikan ilusi pada sebuah ruangan, yaitu minimalis. Maka dari itu, bila Anda sering berkunjung di sebuah hunian dengan warna gorden demikian, besar kemungkinan pemilik rumah tersebut mengusung konsep minimalis.

Bukankah, gaya rumah yang sesuai dengan zaman sekarang akan lebih menjadi perhatian bagi para pengunjung? Maka tak ada salahnya Anda memilih salah satu dari kedua warna tersebut.

Meningkatkan Keceriaan

Meningkatkan Keceriaan

Bila Anda berkunjung ke toko jual gorden minimalis dan menemukan gorden dengan beragam warna, perasaan apa yang muncul pada Anda pertama kali? Senang dan ceria, bukan? Inilah gambaran bila Anda memperhatikan pengaruh penggunaan warna gorden pada ruangan Anda.

Melalui warna-warna yang cerah dan beragam, maka siapa pun yang ada pada ruangan tersebut akan bertambah keceriannya. Moodnya akan menjadi lebih baik. Gorden warna-warni ini sangat cocok bila ruangan tersebut memiliki warna cat putih atau netral. Sebab kombinasi tersebut sangat sempurna untuk menciptakan ruangan yang menyenangkan, tidak hanya untuk keluarga tetapi siapapun yang datang berkinjung.

Mengurangi Intensitas Pencahayaan

Mengurangi Intensitas Pencahayaan

Selain pemilhan warna cat, ternyata pemilihan warna gorden juga dapat menentukan intensitas pencahayaan sebuah ruangan. Nah, bila Anda cenderung menyukai konsep ruangan yang gelap atau pencahayaan yang kurang, kehadiran gorden dapat membantu Anda mengabulkan konsep tersebut.

Warna-warna gorden yang gelap tentunya menjadi pilihan. Warna-warna tersebut dikatakan sebagai warna netral, dan warna netral dapat memberikan kesan nuansa ruangan yang jauh lebih sejuk dibanding warna-warna terang.

Karena dikatakan netral, maka gorden dengan warna ini tentu dapat dipadankan dengan hampir segala jenis warna dinding rumah. Tertarik untuk membeli gorden dengan warna serupa di toko jual garden minimalis.

Mempertegas Konsep Sebuah Ruangan

Bahkan bukan hanya untuk mempertegas konsep ruangan, pengaruh pemilihan warna juga mempertegas konsep sebuah rumah. Rumah dengan tipe klasik, minimalis, ataupun modern dapat semakin dipercantik dengan adanya gorden.

Misalnya, jika Anda memilih gorden dengan motif atau warna yang ramai, maka keberadaan gorden dapat menjadi perhatian utama ruangan tersebut. Artinya, konsep ruangan sederhana yang Anda usung sukses, yaitu dengan menempatkan satu aksesoris utama sebagai pusat perhatian.

Misalnya lagi jika Anda mengingkan kesan mewah pada ruangan, pilihan warna yang bisa Anda gunakan adalah gorden dengan corak yang lebih dan warna yang senada. Pemilihan warna yang sesuai ini dapat Anda terwujud bila Anda memiliki pemahaman yang baik mengenai pengaruh warnanya.