Wajib Waspadai, Inilah Kendala dalam Memasang Sliding Door yang Sering Dijumpai

Saat ini beragam dekorasi rumah memang berkembang dengan pesat dan siap memanjakan para calon penggunanya. Salah satu pilihan yang menarik dalam dekorasi rumah adalah penggunaan pintu geser atau dikenal dengan istilah sliding door. Pintu jenis ini terlihat sangat modern dan elegan sehingga akan meningkatkan dekorasi rumah secara signifikan. Meskipun begitu, pemasangan pintu geser sering menimbulkan beberapa permasalahan teknis. Untuk itu, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai beberapa kendala yang muncul ketika memasang pintu geser yang sering dijumpai.

Kendala Ketika Memasang Pintu Geser

Kendala dalam Memasang Sliding Door

Pintu geser atau yang biasa dikenal dengan nama sliding door, merupakan salah satu jenis pintu yang memiliki beberapa keunggulan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan dari pintu geser adalah sifatnya yang hemat ruangan. Meskipun begitu, pintu jenis ini juga bukan berarti tanpa kelemahan sama sekali. Inilah beberapa kendala yang bisa muncul ketika memasang pintu geser:

Rel terganjal

Salah satu kelemahan dari pintu geser adalah mudahnya terganjal pada bagian rel. Untuk rel yang digunakan sendiri posisinya terletak di bawah maupun atas, bergantung kepada model yang digunakan. Jika bagian rel ini terganjal, dikhawatirkan pintu akan susah untuk dibuka maupun ditutup. Hal tersebut tidak akan terjadi jika kamu menggunakan engsel pada pintu konvensional yang hanya perlu diberi pelumas secara rutin.

Pemasangan rel yang kurang presisi

Salah satu hal yang harus kamu perhatikan dalam pemasangan pintu geser adalah pemasangan rel. Pada bagian ini, kamu harus memasang rel secara presisi. Selain itu, bagian rel bawah biasanya sangat rentan terganjal oleh debu. Hal tersebut wajar terjadi mengingat posisi rel yang berada di bawah permukaan lantai. Untuk itu, kamu bisa memilih posisi yang tepat agar debu mudah dibersihkan. Kamu bisa menggunakan vacum cleaner untuk menyedot debu yang ada.

Kunci pintu yang mudah macet

Sama halnya dengan pintu konvensional, kunci pintu pada pintu geser juga rawan macet. Untuk itu kamu bisa memberikan pelumas pada bagian lubang kunci. Pelumas tersebut juga bisa digunakan pada bagian rel pintu dan roda agar proses buka dan tutup pintu bisa lebih mudah. Gunakanlah sistem kunci yang berfungsi sempurna agar nantinya pada saat digunakan tidak akan terjadi kasus macet yang tentu berbahaya bagi seluruh penghuni rumah.

Sekrup yang mudah lepas

Salah satu kemudahaan yang ditawarkan oleh pintu geser adalah bisa diatur seberapa erat geseran pada pintu. Jika kamu tertarik untuk menggunakannya, kamu bisa menggunakan sekrup yang ada pada bagian roda. Sayangnya, karena roda terus berputar mengakibatkan sekrup ini mudah kendor maupun rusak. Untuk itu, kamu bisa mengatur kembali sekrup tersebut menggunakan obeng. Selain itu, kamu harus rajin memberikan pelumas agar tidak terjadi hal-hal yang lebih parah dari yang telah disebutkan sebelumnya. Pastikan pada saat memasang tersebut tidak menggunakan sekrup yang sudah rusak agar roda juga bisa berjalan dengan lancar.

Beberapa kendala pada pemasangan pintu geser merupakan hal teknis yang wajar terjadi. Untuk itu, kamu tidak perlu panik ketika beberapa hal tersebut terjadi. Selalu siap dengan apa saja yang bakal terjadi karena tidak akan ada kata darurat jika kita selalu siap.

Demikianlah artikel singkat mengenai kendala yang bisa terjadi dalam memasang pintu geser. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam mengatasi permasalahan tersebut. Selamat mencoba!

Fungsi Membran Bakar di Dunia Konstruksi

Tahukah Anda apa itu waterproofing membran bakar? Mungkin banyak yang belum familiar dengan salah satu material di dunia konstruksi ini, padahal sudah banyak digunakan dan memberikan dampak positif bagi keawetan bangunan. Karena material ini punya segudang fungsi menarik, penasaran apa saja fungsinya?

Membran bakar merupakan material khusus pelapis beton atau bangunan yang dibuat dari lembaran aspal modifikasi, kemudian ditambahkan serat khusus jenis non woven popyester. Di dunia konstruksi penggunaannya sudah cukup lama, hanya saja terbatas pada bangunan tertentu karena butuh spesifikasi khusus saat dipasang.

Fungsi Membran Bakar

6 Fungsi Membran Bakar

Kebanyakan orang selama ini hanya mendengar cat tahan air atau waterproof, yang pengaplikasiannya dengan cara dioles seperti penggunaan cat. Padahal membran bakar juga merupakan material dengan fungsi yang sama, hanya saja pengerjaannya dengan membakar material sehingga menyatu dengan beton bangunan. Berikut ini beberapa fungsi dari membran tersebut.

  • Mencegah Kebocoran Pada Atap

Atap merupakan bagian bangunan yang paling rentan mengalami kebocoran, walaupun terbuat dari beton. Penggunaan membran bakar yang dikerjakan oleh jasa waterproofing membrane bakar, akan meminimalisir kebocoran tersebut. Sebab lapisan aspalnya akan menyatu dengan beton, kemudian menahan rembesan air secara maksimal agar tidak meluber kemana-mana. Anda tak akan menemukan lagi bocoran yang akan mengakibatkan atap cepat rusak.

  • Mencegah Kebocoran Pada Dinding

Sama halnya pada atap, membran bakar juga dapat mencegah kebocoran pada dinding bangunan. Ibarat pakaian dalam, dia akan ditempatkan pada rongga dalam dinding beton sebelum dilakukan pengecoran terakhir. Jadi ketika terjadi kebocoran, tidak akan sampai merembes ke bagian luar beton.

Bahkan ketika terjadi benturan hebat sekalipun, atau gesekan keras pada dinding atau lantai kebocoran atau kerusakan tidak akan terjadi. Asalkan Anda menggunakan membran bakar asli, dari jasa waterproofing membrane bakar yang sudah berpengalaman.

  • Memperpanjang Umur Bangunan

Fungsi yang satu ini pasti Anda sukai, sebab sekali pakai saja bangunan akan tahan bocor selama bertahun tahun. Apalagi kalau Anda memilih bahan terbaik dari membran ini dijamin bangunan rumah, balkon, hingga basement tidak akan mengalami kebocoran. Sebab lapisannya akan benar-benar menyatu dengan beton.

  • Meminimalisir Biaya Perawatan

Perawatan bangunan yang menggunakan waterproofing membran bakar, tidak akan semahal bangunan yang tidak menggunakannya. Sebab Anda hanya butuh mengecek kadar kelembaban dinding atau lantai yang dilapisi membran ini secara berkala, untuk memastikan tidak ada kebocoran.

Beda dengan cat waterproofing yang kadang hanya bertahan melapisi dinding selama hitungan bulan atau beberapa tahun. Sehingga Anda harus beli cat lagi untuk memoles bagian yang rentan bocor, jadi akan ada biaya perawatan rutin yang harus dikeluarkan.

  • Mencegah Pumping

Merupakan kondisi dimana bagian beton retak dan membengkak akibat terkena air dan lembab, tapi kalau Anda sudah menggunakan membran bakar pada lapisan dalam beton maka hal itu pumping tidak akan terjadi.

  • Menjaga Kualitas Kolam Renang

Kenapa kolam renang rentan bocor? Karena lapisan dinding dan dasar lantainya tidak maksimal terlapisi cat atau bahan anti air. Beda halnya ketika Anda menggunakan membran ini, karena fungsinya yang menahan air akan membuat kolam berenang anti bocor dan bisa digunakan selama mungkin.

Tertarik untuk menggunakan material ini pada rumah atau kantor? Cobalah cek jasa terbaik yang menyediakan material dan pemasangannya, agar Anda juga bisa merasakan bagaimana material ini menjalankan fungsinya dengan baik. Terutama menghindari kebocoran dan membuat bangunan menjadi tahan lama dan kokoh.

Tirai Gulung Minimalis Dan Praktis

Kurang lebih sebutannya adalah tirai gulung. Biasanya banyak ditemui terbuat dari bahan bambu, kayu, atau plastik. Namun, seiring waktu makin banyak variasi bahan yang digunakan untu membuat tirai ini. Mulai dari bahan deluxe dim out, superior dim out, black out superior, semi black out, solar screen, black out super quality, natural art, hingga jenis bahan yang biasa digunakan untuk pembuatan layar proyektor.

Sedangkan mengenai modelnya, tirai gulung ini dijual di pasaran dengan model yang beragam. Ada tipe vertical blind, horizontal blind, shadow blind, rainbow blind, dan masih banyak lagi. Sementara untuk merek, di Indonesia tirai roller yang memiliki mutu bagus adalah merek Onna. Berikut aneka model tirai onna yang dihadirkan.

Beragam Model Roller Blind Merek Onna

Jika Anda melihat pada situs resmi tirai gulung onna, di sana akan ada informasi lengkap mengenai aneka model tirai. Lengkap dengan contoh gambar, inspirasi ruang yang dipasangi model tirai, dan informasi pendukung lainnya. Berikut beberapa yang berhasil dihimpun dari situs resminya.

  • Rainbow blinds, merupakan produk unggulan dan terbaru yang diluncurkan oleh brand onna. Dilengkapi dengan fitur pengoperasian yang canggih, dengan model yang stylist, rainbow blinds cocok dipasang pada hunian yang mengutamakan gaya minimalis.
  • Shadow blinds, perpaduan dari roller blind dan horizontal blind ini terbuat dari bahan kain sheer dan dim out. Sehingga cahaya matahari yang masuk bisa diatur melalui lapisan sheer. Sangat cocok dipasang jika Anda mengutamakan privacy, seperti di kantor, ruang kerja, dan kamar.
  • Roman shades blinds, sangat pas untuk hunian karena menawarkan kenyamanan tersendiri dengan gaya klasiknya. Tipe ini sangat cocok dipasang pada jendela yang ukurannya kecil tapi kurang sesuai jika dipasangi gorden.
  • Vitrom blinds, produk tertipis dari bran onna yang dibuat dari perpaduan dim out dan kain sheer. Saat dipasang, tirai ini menghasilkan kesan romantic sehingga pas dipasang pada ruang kamar.
  • Suntex blinds, model tirai gulung khusus untuk luar ruangan. Dibuat dari bahan vinyl yang dilapisi dengan polyester, membuatnya mampu menghalau sinar matahari dan bahkan hujan.
  • Vertical blinds, model roller blind onna ini paling popular di antara model lainnya karena memiliki keunggulan pada sistem pengoperasiannya. Dalam hal penyaringan cahaya, tirai ini memiliki sistem mekanik ganda, baik untuk gerakan memutar maupun horizontal.
  • Honeycomb, tak seperti model tirai gulung lainnya, honeycomb ini tergolong unik dan canggih. Terbuat dari bahan kain berbentuk segi enam, tirai ini dilengkapi dengan insulasi panas sehingga dapat mengatur suhu ruangan secara efektif.
  • Slimeline blinds, walaupun klasik, model ini tetap memiliki tempat di hati banyak orang. Pasalnya selain harganya relatif terjangkau, daya kontrolnya terhadap sinar matahari juga sangat baik.

Selain delapan model onna roller blind yang disebutkan di atas, pada dasarnya masih ada beberapa model lain yaitu skylight blinds, vertical sheer, panel blinds, wooden blinds, windhouse outdoor, UV blinds, dan roman bars blinds. Sementara mengenai warnanya, semuanya dihadirkan dengan warna yang beraneka ragam, tetapi cenderung mengarah ke warna netral seperti abu-abu, putih, atau krem, Begitu pula dengan bahannya juga bervariasi, mulai dari bambu, kayu, plastk, dan masih banyak lagi. Nah, sekarang tinggal tentukan tirai gulung mana yang menarik perhatian Anda dan cocok dipasang pada hunian, ruang kantor, atau bahkan café.

Beberapa Pengaruh Buruk Dinding Yang Lembab Membuat Ruangan Tak Fungsional

Dinding lembab termasuk masalah rumah yang meresahkan banyak orang. Pasalnya dinding yang lembab membuat interior rumah tidak lagi menarik karena memunculkan bercak-bercak semen yang bergerombol, pastinya membuat cat tembok mengelupas dan memerlukan renovasi. Apalagi dinding lembab berpotensi merambat ke bagian dinding lainnya sehingga membuat suasana tidak nyaman.

Sejatinya, dinding lembab biasanya terjadi pada dinding kamar mandi maupun tembok yang terpapar langsung dengan air hujan. Diantaranya adalah sekitar jendela maupun rumah di padat penduduk. Bahkan tembok lembab dapat disebabkan sirkulasi udara yang kurang baik dan membuat material yang basah seperti kulkas menguap dan mengeluarkan air.

Pengaruh Dinding Lembab Pada Ruangan

Pengaruh Buruk Dinding Yang Lembab

Tatkala dinding rumah lembab lantaran musim hujan dan rumah mengalami kebocoran, harus diatasi dengan tepat. Pasalnya dinding lembab membuat ruangan rumah tidak multifungsi seperti biasanya, bahkan membuat aktifitas anda dan keluarga terganggu. Untuk itu anda harus mengetahui apa saja pengaruh dinding terhadap ruangan, dibawah ini ada 5 pengaruh yang dapat diketahui, antara lain:

1. Ruangan Tampak Kotor

Ketika tembok  lembab, manyoritas orang bertindak sigap mengatasi agar tembok tidak lembab. Pasalnya tembok lembab membuat ruangan tampak kotor sehingga tidak nyaman ditempati, bahkan membuat tamu tidak betah karena merasa jijik. Bahkan hal itu membuat tamu berasumsi bahwa pemiliki rumah jorok sehingga tidak memperhatikan dinding agar terawat. Sementara cara mengatasi dinding lembab beraneka ragam, salah satunya menggunakan membrane waterproofing sebagai pelapis kedap air yang dibakar.

2. Merusak Penampilan Ruangan

Di satu sisi hujan menyejukkan, namun disisi lain hujan membuat dinding rumah lembab dan mengganggu kegiatan penghuni rumah. Apalagi pengaruh dinding lembab merusak penampilan ruangan dalam waktu singkat, sangat disayangkan memiliki desain rumah menarik namun dindingnya lembab. Tak heran saat membangun rumah, banyak orang merencanakan dengan detail seperti apa kondisi dan suasana rumah agar terhindar dari berbagai hal. Selain itu perencanaan matang saat membuat rumah meminimalisir pengeluaran rumah diawal pembangunan.

3. Membuat Ruangan Dipenuhi Jamur

Alasan orang mengatasi dinding lembab sejak dini karena dinding yang lembab lama-kelamaan menjadi jamur sehingga ruangan terlihat sumpek dan tidak pernah ditempati. Disaat dinding lembab semakin parah dan memunculkan jamur, cara efektifnya berupa epoxy lantai yang berfungsi sebagai cat, maupun bahan perekat sehingga jamur bisa hilang dari dinding.

4. Membuat Ruangan Pengap

Ruangan pengap sangat berpengaruh pada aktifitas keluarga di dalam rumah sehingga membuat tidak betah di rumah. Sementara ruangan pengap disebabkan oleh berbagai hal, termasuk dinding rumah yang lembab. Usahkan mengontrol kekuatan cat dinding secara berkala agar meminimalisir dinding lembab, apalagi selain ruangan pengap dapat mengganggu kesehatan anda dan keluarga.

5. Ruangan Tampak Dingin

Ruangan dingin akan memberikan kesejukan bagi penghuni rumah ketika musim panas sehingga tidak kepanasan. Namun ketika ruangan tampak dingin akibat dinding yang lembab tentu meresahkan karena memiliki hawa dingin disertai bau yang kurang sedap sehingga membuat aktifitas terganggu. Bahkan ruangan yang dingin tersebut membuat tamu tidak betah lantaran bau semen atau cat yang ditimbulkan. Tak heran seseorang menggunakan membrane waterproofing karena efektif mengatasi dinding yang lembab.

Yang terpenting jagalah kebersihan rumah dan segera atasi ketika ada atap yang bocor maupun tembok terkena percikan air hujan. Hal itu efektif mengurangi pengaruh dinding lembab pada ruangan sehingga aktifitas keluarga tidak ada kendala.

Desain Pagar Rumah Minimalis untuk Rumah Impian Keluarga

Semua orang pasti ingin membangun rumah yang bagus dan cantik sesuai dengan keinginannya. Karena rumah adalah tempat ternyaman untuk kembali, pastinya rumah harus bisa membuat penghuninya merasa betah tinggal disana. Selain dekorasi yang cantik, sebuah rumah juga tetap perlu menambahkan aspek keamanan, misalnya saja dengan memasang kamera CCTV atau memasang pagar rumah minimalis.

6 Desain Pagar Minimalis untuk Ruman Impian Keluarga

Memasang pagar minimalis adalah salah satu cara untuk membuat rumah Anda lebih terlindungi. Sudah banyak rumah-rumah zaman sekarang yang mengaplikasikan pagar di sekeliling rumahnya. Membangun atau memasang pagar tidak hanya membuat rumah Anda jadi lebih aman saja, namun saat ini juga sudah dijadikan sebagai trend tersendiri. Pagar juga dianggap melindungi privasi dari pemilik rumah.

Pagar dianggap bisa membuat rumah Anda terlihat elegan, terutama jika desainnya serasi dengan arsitektur rumah. Berikut ini 6 desain pagar minimalis dan elegan yang cocok disandingkan dengan rumah impian keluarga Anda.

1. Pagar Minimalis Hitam Kontras

Pagar Minimalis Hitam Kontras

Konsep pagar berwarna senada dengan rumah memang bagus, namun kenapa tidak mencoba sesuatu yang berbeda? Umumnya cat rumah menggunakan warna abu-abu dan putih. Dengan menggunakan pagar berwarna hitam, akan menampilkan efek kontras dimana rumah Anda terlihat lebih jelas. Selain itu pagar besi rumah minimalis berwarna hitam dianggap sederhana namun terlihat sangat elegan dan cocok untuk rumah dengan cat berwarna apapun.

2. Pagar Minimalis Paduan Kayu dan Besi

Pagar Minimalis Paduan Kayu dan Besi

Mungkin Anda sering melihat jenis pagar ini di film-film mancanegara. Kombinasi antara material besi dan kayu memang sudah sejak lama digunakan. Tipe pagar ini memberikan rumah Anda kesan alami dan kasual. Apalagi jika rumahnya sendiri menggunakan material kayu juga dalam arsitektur eksteriornya.

3. Pagar Minimalis Menggunakan Batu Alam

Pagar Minimalis Menggunakan Batu Alam

Anda bisa membangun pagar yang mengelilingi rumah dengan batu-batuan alam. Hal ini masih jarang dilakukan, namun jelas dapat memberikan efek cantik dan elegan untuk rumah Anda. Batu-batuan menawarkan warna-warna yang didapatkan secara alami dari alam. Selain itu pagar ini sendiri kokoh dan kuat sehingga dapat melindungi rumah Anda. Pada bagian pintunya Anda bisa gunakan material kayu sehingga dapat serasi dengan tembok pagarnya yang bermaterialkan batu-batuan.

4. Pagar Minimalis Besi dan Beton

Pagar Minimalis Besi dan Beton

Jenis pagar minimalis seperti ini banyak kita jumpai di rumah-rumah besar di perkotaan. Dinding pagarnya dibangun menggunakan beton, sementara pintu pagarnya bermaterialkan besi. Tampilan pagar ini memberikan kesan yang kuat dan elegan bagi rumah Anda. Disarankan pintu pagarnya menggunakan desain horizontal sehingga lebih terlihat cantik dan kokoh.

5. Pagar Minimalis dengan Desain Jaring-jaring

Pernah melihat tipe pagar seperti ini? Pagar rumah yang satu ini membuka akses visual dari pekarangan rumah ke luar pagar. Biasanya jenis pagar ini dibuat dari material besi. Jadi Anda tidak pelu khawatir pagar akan mudah dirusak dan sebagainya. Sangat cocok untuk Anda yang tidak terlalu suka dengan privasi dan pagar-pagar tinggi yang mengisolasi rumah Anda.

6. Pagar Minimalis Senada dengan Cat Rumah

Pagar Minimalis Senada dengan Cat Rumah

Tidak jarang orang-orang menggunakan warna cat pagar yang sama dengan warna cat dari bangunan rumahnya. Biasanya hal ini bertujuan agar rumah dan pagarnya dapat terlihat serasi. Misalnya bangunan rumah menggunakan warna cat putih, maka pagarnya menggunakan warna yang sama juga. Ini memberikan efek bersih dan cantik di saat yang bersamaan.

Itulah enam inspirasi desain pagar rumah minimalis yang bisa Anda sandingkan dengan konsep rumah impian Anda. Semoga bermanfaat!

Jenis-jenis Kabel Skun yang Harus Anda Ketahui

Jika anda salah seorang yang berkecimpung didunia elektro atau kelistrikan pastilah paham dengan kabel skun. Jenis kabel yang satu ini memang berfungsi sebagai penyambung antara kabel dengan alat-alat listrik sehingga anda dapat dengan mudah menyambungkan antara aliran listrik dari suatu label ke alat-alat listrik manapun tanpa berlu kesulitan.

Tapi, tahukah anda jika kabel yang satu ini juga memiliki beberapa jenis dan dari masing-masing jenis kabel tersebut memiliki perbedaan misalnya dalam bahan dan ukurannya serta bentuknya ? Jika tidak maka sangat tepat jika anda membaca artikel ini karena akan dibahas mengenai berbagai jenis kabel skun dan berbagai bahan dan macam-macam ukurannya serta bentuknya nantinya dapat membantu anda jika memiliki keperluan dalam hal penyambungan listrik.

Jenis-jenis Kabel Stun Berdasarkan Bahan dan Ukurannya

Skun kabel memiliki beberapa jenis terutama dari bahannya, nah berikut ini jenisnya:

  1. Kabel jenis skun dengan bahan yang terbuat dari bahan bimetal
  2. Kabel jenis skun dengan bahan yang terbuat dari bahan tembaga
  3. kabel jenis skun dengan bahan yang terbuat dari bahan alumunium

Nah, jenis-jenis bahan yang terdapat didalam kabel skun ini juga memiliki keunggulan masing-masing, misalnya saja kabel yang terbuat dari bahan alumunium sudah terbukti bahan penyusunnya hampir 90% keatas dari alumunium sehingga bisa mendukung hingga tegangan 20 KV. Lalu ada kabel yang terbuat dari tembaga yang sudah terbukti penggunaanya bebas dari yang namanya “karatan”. Walau pada dasarnya fungsi dari masing-masing jenis kabel sama yaitu untuk menyambungkan arus listrik namun tentunnya akan semakin baik jika anda juga paham bahwa setiap bahan penyusun dari kabel ini memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing.

Selain dari jenis bahannya anda juga dapat menentukan jenis skun kabel dari ukuran setiap kabelnya yang antara lain:

  1. 10 mm
  2. 25 mm
  3. 35 mm
  4. 70 mm
  5. 120 mm
  6. 240 mm
  7. 400 mm
  8. 630 mm

Ukuran-ukuran dari kabel skun diatas merupakan ukuran yang lumayan sering terdapat dilapangan karena banyak orang yang menggunakannya untuk berbagai fungsi kelistrikan. Tapi sebaiknya untuk ukuran dari kabel ini anda sesuaikan juga dengan penggunaan anda karena ukuran akan menentukan fungsi penggunaannya nantinya.

Jenis-jenis Kabel Skun dan Bentuknya

Selain bahan dan ukuran, maka anda juga bisa mengenali jenis kabel yang satu ini dari bentuknya. Hal ini karena kabel yang satu ini juga memiliki beberapa jenis loh jadi tidak hanya satu jenis saja, nah jenisnya adalah sebagai berikut:

  1. Skun dengan bentuk ring, sudah pasti jika kabel yang satu ini memiliki bentuk lingkaran atau bulatan sebagai pengait yang nantinya berfungsi untuk menyambungkan aliran listrik. Biasanya jenis yang satu ini banyak anda temui pada “pitting lampu”.
  2. Skun dengan bentuk garpu, yang satu ini memiliki bentuk seperti garpu dengan dua batang menancap pada ujungnya yang juga berfungsi sebagai penyambung aliran listrik. Pada jenis yang satu ini biasanya terbuat dari bahan tembaga dan banyak digunakan karena terjamin bebas dari karat.

Nah, sekarang anda sudah paham mengenai jenis-jenis kabel skun yang banyak beredar dipasaran. Jika nantinya anda masih kurang memahaminya anda juga dapat bertanya secara langsung ke toko/penjual alat-alat listrik yang mana anda akan lebih dijelaskan mengenai jenis kabel ini dan fungsinya yang tepat.

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Besi hollow merupakan bahan bangunan ringan serbaguna, biasanya besi jenis ini digunakan untuk konstruksi-konstruksi ringan seperti membangun kanopi, pagar pembatas, membangun plafon. Kegunaan lain besi ini adalah bisa digunakan untuk membuat beragam funitur seperti meja dan kursi yang bergaya modern atau industrial. Pada beberapa jenis konstruksi, besi ini merupakan pilihan yang tepat untuk menggantikan kayu karena durabilitas kayu lebih rendah dibandingkan dengan besi.

Ragam Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Besi jenis ini mudah didapatkan, hampir semua toko bangunan menjual besi ini dengan beragam ukuran dan ketebalan, anda juga bisa membelinya secara online. Ukuran terkecil besi ini adalah 20×20 dengan ketebalan besi 1,5 mm sedangkan ukuran terbesar untuk besi jenis ini adalah 75×75 dengan ketebalan besi mencapai 2,7 mm. Perlu diingat bahwa semakin tebal ukurannya besi ini akan semakin kuat dan harga besi hollow akan semakin tinggi.

Besi jenis ini juga memiliki beberapa kelebihan yaitu mudah dipasang, tidak akan dimakan rayap, merupakan peredam panas yang baik, tidak mudah terkena korosi, tahan terhadap api, memiliki nilai estetika lebih baik dibandingkan dengan baja ringan dan tentunya harganya yang relatif terjangkau.

Berikut ini beberapa pemanfaatan dari besi yang bisa anda dapatkan:

  • Membuat Pagar

    Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Material yang lebih umum digunakan untuk membuat pagar rumah adalah kayu karena penggunaan kayu akan membuat rumah terlibat lebih estetik tetapi material ini cenderung tidak tahan lama dan tinggi biaya perawatan. Penggunaan besi hollow bisa menjadi pilihan yang bijak karena material besi lebih awet, tahan terhadap cuaca serta lebih kokoh dibandingkan kayu. Untuk membuat pagar rumah bisa menggunakan besi yang berukuran minimal 40×40 yang bisa dipadukan dengan ukuran yang lebih kecil untuk membentuk pagar yang estetik.

  • Membuat Plafon

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Besi jenis ini juga kerap digunakan untuk rangka plafon karena memiliki ukuran yang tepat dan kekuatan untuk menahan beban dari plafon berjenis gypsum ataupun GRC. Ukuran yang biasanya digunakan untuk rangka plafon adalah 20×20 yang memliki harga besi hollow yang cukup murah yaitu Rp27.000 sampai dengan Rp50.000 per batangnnya tergantung ketebalan besi.

  • Membuat Kanopi

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Kanopi di halaman rumah bisa dibuat menggunakan besi jenis ini karena besi jenis ini terlihat lebih elegan dibandingkan dengan menggunakan baja ringan. Ukuran yang biasa digunakan adalah minimal 40×40 karena dibutuhkan kekuatan untuk menahan beban dari atap yang dipasang.

  • Membuat Railing

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Railing merupakan aspek penting dalam faktor keselamatan di rumah tingkat, gedung perkantoran maupun pabrik. Railing biasanya kita temukan di tangga atau di balkon yang berfungsi sebagai pembatas yang mencegah orang terjatuh saat menggunakan tangga atau sedang berada di balkon. Railing bisa dibuat menggunakan besi jenis ini, kita bisa menggunakan besi berukuran minimal 30×30 yang dikombinasikan dengan besi berukuran lebih kecil agar pembatas bisa bekerja secara maksimal.

  • Membuat Furnitur

Ukuran Besi Hollow dan Kegunaannya

Selain untuk konstruksi besi jenis ini juga bisa digunakan untuk membuat furniture dengan gaya minimalis dan industrial, penggunaan besi ini akan membuat furniture terlihat menjadi produk yang elegan. Ukuran besi hollow yang biasa digunakan adalah ukuran minimal 40×40 karena dibutuhkan kekuatan untuk menahan beban, biasanya juga dikombinasikan dengan besi siku agar produk dapat memuaskan.

Itulah beberapa kegunaan yang bisa kita dapat dari penggunaan besi jenis ini, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita memilih ukuran besi yang tepat sehingga kita bisa mendapatkan rancangan yang tepat guna. Perhatikan pula toko tempat kalian membeli, jangan sampai membeli besi dengan harga besi hollow yang terlalu mahal. Selamat berkreasi!

.

Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Bahan gypsum sudah banyak dipakai untuk keperluan interior rumah, salah satunya plafon gypsum. Sayangnya, tidak semua pemilik rumah menyadari bahwa gypsum sangat rentan retak bila terkena benturan, hantaman, atau goncangan. Akibatnya gypsum bisa mengalami keretakan yang tidak terlalu terlihat, namun sangat berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Maka dari itu, sangat disarankan untuk segera mengatasi gypsum yang retak. Caranya sangat mudah. Kamu bahkan tidak perlu buru-buru memanggil tukang untuk membenahinya. Cukup lakukan cara di bawah ini, gypsum akan kembali sempurna seperti semula.

5 Langkah Mudah Atasi Gypsum yang Retak

Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Semua yang berbahan gypsum bisa sangat rentang mengalami keretakan, termasuk di antaranya plafon gypsum. Bila terus dibiarkan, maka kondisi seperti itu akan berujung pada kerusakan yang lebih besar, sehingga biaya yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Kalau kamu tidak ingin hal itu terjadi, itu berarti kamu harus segera perbaiki gypsum rumah yang tengah mengalami keretakan. Jangan sampai dari keretakan lalu terjadi keruntuhan yang dapat merugikan. Oleh karena itu, lakukan 5 lamgkah berikut ini untuk memperbaiki gypsum yang retak.

1. Lakukan Pembersihan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum memulai proses penambalan adalah pembersihan bagian gypsum. Pastikan jangan ada debu tebal atau kotoran yang menempel pada area gypsum yang akan ditambal. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah kamu melihat bagian mana saja yang retak. Biasanya keretakan gypsum memang tidak terlalu terlihat akibat tertutup oleh kotoran. Jadi, bersihkan dulu gypsum dengan kemoceng atau kain bersih, baru kemudian melakukan tahapan yang kedua.

2. Cek Bagian Mana yang Retak

Setelah gypsum bersih, kamu dapat melihat keretakan dengan lebih jelas. Perhatikan bagian mana saja yang retak. Ini penting agar semua keretakan dapat teratasi dengan baik dan tidak ada bagian yang tertinggal. Bila kamu kesulitan, beri tanda pada bagian yang retak untuk memudahkan kamu menemukan titik yang harus ditambal. Untuk plafon yang berbahan gypsum, kamu harus menyusurinya satu per satu di semua bagian. Memang mengeceknya butuh ketelitian, apalagi bila permukaannya luas. Tapi hanya dengan cara inilah penambalan bisa dilakukan sebaik mungkin.

3. Beri Perekat Bubuk Gypsum

Langkah ketiga ini adalah inti dari semua proses perbaikan keretakan pada gypsum. Untuk menutup keretakan gypsum, gunakan bubuk gypsum yang bisa dibeli di toko bangunan. Gunakan dengan kadar yang secukupnya. Campur bubuk dengan air dan aduk rata sampai berada pada kekentalan yang tepat. Setelah itu, lumatkan adonan bubuk gypsum ke bagian yang retak secara hati-hati. Tipsnya jangan beri adonan terlalu tebal agar tidak meluber. Cukup lumatkan dengan takaran yang sesuai mengikuti bentuk dan kedalaman keretakan yang terjadi pada gypsum.

4. Rapikan Semua Sisinya

Jika semua bagian yang rekat sudah dilumat dengan adonan bubuk gypsum, maka berikutnya pastinya semua sisinya sudah rapi. Jangan sampai ada sisi lumatan perekat yang mengganggu pemandangan gypsum. Pastikan semua adonan bubuk gypsum telah menutupi keretakan dengan sempurna. Perhatikan juga beberapa kontur tertentu pada gypsum agar lebih rapi.

5. Keringkan

Selamat, karena proses intinya sudah kamu lewati. Berikutnya kamu tinggal menunggu adonan bubuk gypsum yang dijadikan penutup keretakan tadi mengering secara sempurna. Selama proses pengeringan, jangan sampai gypsum mengalami benturan atau ada benda-benda yang menempel pada gypsum agar hasilnya lebih maksimal. Tidak butuh waktu lama untuk mengeringkannya. Tapi, semakin banyak dan tebal keretakan gypsum, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan.

 

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Shower

Tahukah Anda kalau saat ini penggunaan shower sudah menggantikan gayung untuk kebutuhan mandi dan bersih-bersih. Bukan saja karena mudah digunakan, tapi juga karena sudah banyak jenis dan bentuk yang dijual. Kalau Anda juga mau memiliki produk ini, ada baiknya memperhatikan hal berikut sebelum memilih.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Shower

Saat Memilih Shower, Perhatikan 6 Kondisi Ini

Enam kondisi berikut wajib Anda perhatikan, sebelum memutuskan untuk memilih produk pancuran air ini. Agar bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama tanpa mengecewakan pengguna. Mau tahu apa saja kondisinya?

  • Bagaimana Saluran Air di Rumah Anda?

Coba cek saluran air di rumah, apakah air mengalir dengan lancar hingga kran di wastafel atau kamar mandi atau tersendat. Kalau lancar maka Anda tinggal lanjut untuk memilih produk pancuran dengan harga shower yang nyaman di kantong.

Tapi kalau tersendat maka cobalah dulu cari penyebabnya dan atasi, sebab penggunaan produk ini butuh aliran air yang lancar agar saat digunakan bisa menyembur dengan lancar.

  • Bisakah Deras Air Shower di Atur?

Saat ini banyak jenis produk pancuran kekinian yang sudah dilengkapi pengatur tingkat deras air yang menyembur. Pastikan Anda memilih jenis ini, jadi tak masalah apakah debit air di rumah kecil atau besar. Sebab tetap bisa digunakan dengan memilih pengaturan semburan yang tepat.

  • Hand Shower Lebih Baik Dari Wall Shower

Dari segi penghematan penggunaan air, ada baiknya Anda memilih produk hand shower yang tidak menggantung langsung di dinding. Sehingga penggunaan air tidak terlalu besar, beda dengan produk tertempel di dinding yang akan langsung menyedot air dari bak penampungan dalam jumlah besar.

Anda juga bisa memilih berdasarkan jenisnya apakah mau yang digital, power, mixer, electric, atau eco. Masing-masing punya karakter berbeda dan pipa utama yang bisa ditempel di dinding maupun tidak.

  • Harga Cocok Dengan Budget

Pilihlah produk dengan harga shower yang sesuai dengan kemampuan Anda, ada yang sudah bisa di bawa pulang dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tapi biasanya makin mahal harganya akan semakin bagus pula kualitas semburan air yang dihasilkan.

  • Apa Material Shower?

Agar produk pancuran air kekinian ini bisa tahan lama di kamar mandi Anda, pilihlah material pembuatannya yang juga tahan lama. Tentunya anti karat dan bisa dialiri oleh air dingin dan panas, daripada harus ganti produk tiap sebentar karena rusak. Material stainless steel merupakan yang terbaik, dan benar-benar sudah terbukti bisa tahan lebih lama.

Tapi sebenarnya selain material terbaik itu, juga ada material acrylic, PVC, fiberglass maupun material solid surface lainnya. Dari segi ketahanan masih di bawah stainless steel, Anda tetap bisa memilihnya jika yakin untuk menggunakan produk ini dengan baik dan tidak berlebihan.

  • Dimana Shower Akan Ditempatkan

Pastikan terlebih dahulu lokasi pemasangan, dan berapa space yang disiapkan untuk meletakkannya. Ini akan membuat Anda mudah memilih ukuran dan jenis produk, alhasil pemanfaatannya di kamar mandi akan lebih maksimal.

Jangan sampai posisi produk ini justru akan membuat kamar mandi jadi selalu dipenuhi cipratan air. Sebab yang namanya pancuran yang bisa dikendalikan, tetap akan menyemburkan air pada jarak yang tak bisa diprediksi.

Dengan menggunakan shower yang benar-benar tepat dengan kebutuhan Anda, tentu akan menambah kualitas ketika tiba waktunya bersih-bersih di kamar mandi. Apalagi kalau memilih jenis yang hemat air, dan memiliki harga yang terjangkau, selain puas tentu Anda juga akan lebih lama bisa menggunakannya dan hemat pengeluaran untuk perawatan rutinnya.

 

Dapatkan harga shower terbaik hanya di temtera.com!

Inilah Beberapa Permasalahan Penggunaan Pintu Kaca

Salah satu bagian penting dari sebuah rumah adalah pintu. Saat ini sudah sangat beragam pilihan penggunaan model pintu, salah satunya adalah pintu kaca. Pada pintu jenis ini, kamu bisa menghadirkan nuansa elegan dan futuristik pada rumah. Meskipun begitu, penggunaan pintu dengan bahan kaca terkadang juga memunculkan beberapa permasalah. Artikel ini akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa permasalahan yang muncul pada penggunaan pintu dengan bahan kaca.

Permasalahan penggunaan pintu dengan bahan kaca

Permasalahan Penggunaan Pintu Kaca

Jika kamu memang tertarik menggunakan pintu kaca, pastikan merawatnya dengan benar. Tentunya perawatan tersebut berbeda dengan perawatan pada pintu kayu. Hal tersebut bertujuan agar nantinya kamu tidak akan dihadapkan pada permasalahan yang lebih berat. Beriku informasi lengkapnya untuk kamu :

1. Jamur

Salah satu permasalahan yang muncul pada pintu dengan bahan kaca adalah munculnya jamur yang merusak keindahan kaca. Hal tersebut tentu menjadikan kaca terlihat jelek. Munculnya jamur juga akan membuat pandanganmu melewati kaca tersebut menjadi terhalang. Untuk itu, bersihkan secara rutin kaca yang ada pada pintu dengan mengelap dan menyemprot cairan pembersih kaca. Hindari penggunaan kaca yang dapat menyebabkan goresan.

2. Debu yang menggumpal

Pintu dengan bahan kaca tentu menggunakan sistem bantalan yang menyangga rongga kusen dengan kaca yang digunakan. Sistem ini jika tidak dirawat dengan benar akan mengakibatkan gumpalan debu. Hal tersebut tentu bukan bagian yang baik karena akan mengakibatkan kaca terlihat kotor. Selain itu, bagian bantalan tersebut juga rawan untuk dihuni oleh serangga kecil seperti semut. Untuk itu, bersihkan secara rutin bagian bantalan ini menggunakan lap maupun sapu yang bisa membuang rongga pada pinggiran kaca tersebut dengan baik dan benar.

3. Suara aneh pada saat buka dan tutup pintu

Pintu dengan bahan kaca biasanya dibuat dengan sistem engsel maupun geser. Untuk penggunaan sistem engsel, kamu perlu memerhatikan bagian engsel dan memberikan minyak pelumas agar tidak muncul suara-suara yang mengganggu. Selain itu, kamu juga harus memerhatikan apakah sekrup yang ada pada engsel masih tertanam dengan baik.

Jika model pintu yang kamu gunakan adalah pintu geser, maka harus memerhatikan bagian bantalan dan rel dari pintu tersebut. Pastikan bahwa sistem rel sudah bekerja dengan baik dan benar. Permasalahan yang sering muncul adalah bagian rel terlalu kotor sehingga gerakan pintu menjadi terhambat. Solusinya adalah dengan membersihkan bagian rel tersebut menggunakan sapu atau mesin vacum cleaner. Akan lebih baik lagi jika sistem roda yang berputar sering diberikan pelumas agar gerakannya bisa lebih sempurna.

Pada dasarnya, pintu dengan bahan kayu maupun kaca harus selalu dirawat dengan benar. Hal tersebut dikarenakan pintu adalah salah satu bagian dari rumah yang sering bergerak dan mengalami perubahan posisi. Jangan sampai lengah dalam perawatannya karena peran pintu sangat vital dan harus diperhatikan secara terus-menerus. Tentu akan sangat berbahaya jika pintu tidak bisa dibuka maupun ditutup.

Demikianlah artikel singkat mengenai beberapa permasalahan yang akan muncul ketika menggunakan pintu dari bahan kaca. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam mencegah adanya permasalahan yang serius ketika memakai pintu dengan bahan kaca. Pastikan bahwa kamu sudah mengikuti tips yang ada dalam artikel ini dengan baik dan benar. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya!!