Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Bahan gypsum sudah banyak dipakai untuk keperluan interior rumah, salah satunya plafon gypsum. Sayangnya, tidak semua pemilik rumah menyadari bahwa gypsum sangat rentan retak bila terkena benturan, hantaman, atau goncangan. Akibatnya gypsum bisa mengalami keretakan yang tidak terlalu terlihat, namun sangat berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Maka dari itu, sangat disarankan untuk segera mengatasi gypsum yang retak. Caranya sangat mudah. Kamu bahkan tidak perlu buru-buru memanggil tukang untuk membenahinya. Cukup lakukan cara di bawah ini, gypsum akan kembali sempurna seperti semula.

5 Langkah Mudah Atasi Gypsum yang Retak

Cara Mengatasi Keretakan Pada Gypsum

Semua yang berbahan gypsum bisa sangat rentang mengalami keretakan, termasuk di antaranya plafon gypsum. Bila terus dibiarkan, maka kondisi seperti itu akan berujung pada kerusakan yang lebih besar, sehingga biaya yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Kalau kamu tidak ingin hal itu terjadi, itu berarti kamu harus segera perbaiki gypsum rumah yang tengah mengalami keretakan. Jangan sampai dari keretakan lalu terjadi keruntuhan yang dapat merugikan. Oleh karena itu, lakukan 5 lamgkah berikut ini untuk memperbaiki gypsum yang retak.

1. Lakukan Pembersihan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum memulai proses penambalan adalah pembersihan bagian gypsum. Pastikan jangan ada debu tebal atau kotoran yang menempel pada area gypsum yang akan ditambal. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah kamu melihat bagian mana saja yang retak. Biasanya keretakan gypsum memang tidak terlalu terlihat akibat tertutup oleh kotoran. Jadi, bersihkan dulu gypsum dengan kemoceng atau kain bersih, baru kemudian melakukan tahapan yang kedua.

2. Cek Bagian Mana yang Retak

Setelah gypsum bersih, kamu dapat melihat keretakan dengan lebih jelas. Perhatikan bagian mana saja yang retak. Ini penting agar semua keretakan dapat teratasi dengan baik dan tidak ada bagian yang tertinggal. Bila kamu kesulitan, beri tanda pada bagian yang retak untuk memudahkan kamu menemukan titik yang harus ditambal. Untuk plafon yang berbahan gypsum, kamu harus menyusurinya satu per satu di semua bagian. Memang mengeceknya butuh ketelitian, apalagi bila permukaannya luas. Tapi hanya dengan cara inilah penambalan bisa dilakukan sebaik mungkin.

3. Beri Perekat Bubuk Gypsum

Langkah ketiga ini adalah inti dari semua proses perbaikan keretakan pada gypsum. Untuk menutup keretakan gypsum, gunakan bubuk gypsum yang bisa dibeli di toko bangunan. Gunakan dengan kadar yang secukupnya. Campur bubuk dengan air dan aduk rata sampai berada pada kekentalan yang tepat. Setelah itu, lumatkan adonan bubuk gypsum ke bagian yang retak secara hati-hati. Tipsnya jangan beri adonan terlalu tebal agar tidak meluber. Cukup lumatkan dengan takaran yang sesuai mengikuti bentuk dan kedalaman keretakan yang terjadi pada gypsum.

4. Rapikan Semua Sisinya

Jika semua bagian yang rekat sudah dilumat dengan adonan bubuk gypsum, maka berikutnya pastinya semua sisinya sudah rapi. Jangan sampai ada sisi lumatan perekat yang mengganggu pemandangan gypsum. Pastikan semua adonan bubuk gypsum telah menutupi keretakan dengan sempurna. Perhatikan juga beberapa kontur tertentu pada gypsum agar lebih rapi.

5. Keringkan

Selamat, karena proses intinya sudah kamu lewati. Berikutnya kamu tinggal menunggu adonan bubuk gypsum yang dijadikan penutup keretakan tadi mengering secara sempurna. Selama proses pengeringan, jangan sampai gypsum mengalami benturan atau ada benda-benda yang menempel pada gypsum agar hasilnya lebih maksimal. Tidak butuh waktu lama untuk mengeringkannya. Tapi, semakin banyak dan tebal keretakan gypsum, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *