Pengelola Gedung Wajib Baca! Tips Mengatur Tata Udara Parkir pada Basement

tips Mengatur Tata Udara Parkir pada Basement

Dalam pembuatan bangunan parkir wajib memperhatikan berbagai macam aturan dan faktor yang mempengaruhinya. Hal ini berguna untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna. Lahan parkir ada yang dibangun di atas tanah ataupun basement. Untuk parkir yang dibangun pada basement harus mematuhi berbagai syarat seperti memiliki tinggi minimum yaitu 2,25 m, penerangan yang baik menggunakan jasa instalasi listrik dan wajib ada sarana ventilasi secara horisontal maupun vertikal. Adapun pengaturan tata ruang dalam parkir basement akan dijelaskan dibawah ini.

tips Mengatur Tata Udara Parkir pada Basement

Tata Udara dalam Parkir Basement

Tata udara dalam parkir basement sangatlah penting, untuk membuat nyaman para penggunanya. Selain itu pembuatan parkir basement tidak boleh sembarangan, karena menyangkut kesegaran dan kesehatan pengguna. Dalam sistem tata udara buatan seperti penggunaan exhaustfan diperlukan pada parkir basement untuk membuat sirkulasi udara lebih segar dibandingkan hanya mengandalkan akses udara yang hanya berasal dari keluar masuknya kendaraan.

Pada umumnya bangunan di basement cukup tertutup, sehingga dibutuhkan sistem buatan untuk membantu dalam pembuangan udara yang kotor maksimal 0,6 m diatas lantai dari dalam basement. Udara yang kotor dapat mengganggu kesehatan tubuh dan pernafasan dari para pengguna parkir, sehingga harus cepat dikeluarkan supaya parkir basement lebih segar dan sehat.

Tata Cahaya dalam Parkir Basement

Tata pencahayaan untuk parkir basement yang bagus adalah yang sesuai dan memenuhi standar dengan jarak penglihatan mata. Untuk perancangan tata cahaya di basement bisa menggunakan bantuan layanan instalasi listrik untuk pemasangan lampu, karena berada di ruang bawah tanah dan tertutup sehingga sulit memperoleh sinar dari cahaya matahari yang alami. Dalam sistem tata cahaya pada parkir basement wajib memperhatikan beberapa faktor seperti pemakaian lampu dengan warna cahaya yang seragam untuk menghindari daerah gelap yang tidak bisa terdeteksi oleh satpam. Selain itu, hindari pemakaian lampu yang menyilaukan mata karena dapat membahayakan bagi pengguna parkir basement dan mengganggu jarak pandang mata.

Ketentuan Parkir Basement

Luas lantai yang digunakan untuk parkir basement lebih dari 500 m² wajib menggunakan ramp untuk naik sebanyak 2 (dua) unit dan juga turun sebanyak 2 (dua) unit. Apabila ingin menggunakan ramp spiral, maksimal 5 (lima) lantai. Penggunaan parkir basement pada bangunan, biasanya diperuntukkan untuk mobil pick up, sedan, boks, jeep atau mobil jenis golongan I. Jarang sekali basement digunakan oleh kendaraan selain golongan I, kecuali ada kebutuhan yang khusus.

Usahakan cat dinding pada parkir basement tidak menggunakan warna – warna yang terlalu terang, supaya ketika lampu basement menyala tidak menyilaukan mata dan memperpendek jarak pandang. Biasaya dinding bisa memakai cat putih dengan lampu cahaya putih, warna yang selaras akan membuat parkir basement lebih nyaman dan segar dilihat.

Parkir dalam basement biasa dibangun untuk gedung perkantoran, hotel, apartemen, mall dan rumah sakit. Hal ini disebabkan karena terbatasnya lahan yang dimiliki. Parkir basement cenderung memiliki nuansa yang lembab, karena kurang mendapatkan sinar alami. Selain itu, udara kotor yang terjebak dalam basement tidak bisa dibuang dengan sempurna akibat letaknya yang berada dibawah tanah. Itulah beberapa tips dalam mengatur tata udara parkir basement yang bisa menjadi inspirssi Anda. Jangan lupa untuk meminta bantuan profesional dalam pembangunannya, seperti menggunakan jasa instalasi listrik ketika ingin menata pencahayaan parkir basement.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *